pembukaan

Senin, 13 Maret 2017

MIMPI TERKADANG ISYARAH.

                                            

Ketika Yusuf masih kanak-kanak, dia berkata” Wahai ayahku! Sungguh, aku (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari dan bulan, kulihat semuanya sujud kepadaku. QS Yusuf 4.

Tentang cerita selengkapnya bisa dibaca dalam surat itu.
Menjadi kenyataan” Dan mereka (semua) tunduk bersujud kepadanya (Yusuf) Dan dia (Yusuf) berkata” Wahai ayahku! Inilah ta’wil mimpiku yang dahulu itu……..QS Yusuf 100.
Begitu juga aku sedih ketika munculnya pendapat” Masjid sekarang itu Masjidnya munafikin (sajadah haram) meskipun banyak yang bantah. 
Besoknya aku bermimpi melihat orang banyak yang bentrok (antara pendukung ustaz Mahrus dan yang tidak suka).
Aku berusaha mendamaikan (dengan suara lantang) aku bilang” Sesungguhnya kalian adalah bersaudara…….. (berulang kali) maksudku agar semuanya damai (tidak permusuhan) Berkaitan dengan teman grop (aku berpesan)
1) Kepada ustaz Mahrus.
2)Kepada teman gropnya.

1) Kepada ustaz Mahrus.
Perkataan seorang pemimpin terkadang diikuti/dibantah. Keduanya perlu diambil sebagai pelajaran

a)Ketika dita’ati bawahan.
Maka bersikaplah sebagaimana seorang pemimpin yang bijak (seakan-akan Rasul bersabda kepada sahabatnya) Beliau tidak berkata kecuali wahyu. Berkaitan dengan QS An Najm 3-4.
Sebaik-baik perkataan adalah kalamullah……..dulu pernah bilang” Di masa Rasul hadis tidak ditulis (menimbulkan perpecahan/perdebatan).
Komentar Faizah: Itu benar, karena bermacam perawi (yang ini melemahkan yang ini mensahihkan) namanya manusia. lebih baik melaksanakan yang diperintah” Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak kamu lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat Nya. ………QS Al Maidah 67.
Andaikan terpaksa harus menyampaikan hadis, maka sebagai pendukung saja (tidak melebihi ayat Al Qur’an) berdebat menghabiskan waktu. Padahal 30 juz itu banyak, kapan hatamnya?
Adanya dibantah karena banyak komentar, perdebatan bukanlah sikap yang tepat dalam berda’wah, karena banyak kafirin yang masuk islam sebab dibacakan Al Qur’an.
Tidak ada yang mencaci beliau kecuali orang kafir” Sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar orang gila. QS Al Hijr 6.
Begitu juga orang yang mengusir Nabi Syu’aib hanyalah kafirin.
b)Ketika dibantah.
Wajar, apalagi manusia biasa terkadang salah. Nabi dipesan oleh Allah”
Kemudian jika mereka mendurhakaimu, maka katakanlah (Muhammad) Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan. Dan bertawakkallah kepada (Allah)…..QS Asy Syu’ara 216-217.
Tidak percaya? ya sudah.
Sebelum ayat tersebut, Allah memberi konsep” Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu”. QS Asyuara 215. 
Rahasianya (disegani bawahan/tidak ada yang bilang“ Dendam argument”).
Ittiba’ ibarat pelajar bernilai tertinggi (tidak layak mencela yang lain) itu namanya sombong/tidak bersyukur atas nikmat. Apalagi mengharamkan/mewajibkan itu harus ada dalil yang jelas. Berkaitan dengan QS An Nahl 116. 
   
Tirukan saja perbuatan Rasul (tidak layak mengatakan)” Masjid munafikin, sajadah haram, ini sama dengan mengarang dalil/menyakiti hati ummat islam. Orang islam itu ialah muslim yang selamat dari menyakiti muslim lainya (baik) dengan lidahnya dan tangannya.
Tujuannya ittiba’ tapi melanggar larangan (mengolok-olok…….)
Dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. QS Al Hujurat 11.
Yang jelas haram, masih diperintahkan menyampaikan dengan cara yang bijak dan nasihat yang baik. QS An Nahl 125.
2)Kepada teman gropnya.
Oleh karena dalam grop ada yang memuji dan ada yang membantah. Masing-masing ada pesan yang berharga untuk menuju kesempurnaan.
a)Wahai pendukung ustaz mahrus! Janganlah kalian memuji dengan berlebihan (mujaddid, membanggakan gropnya……. Dsb).
Ada seorang lelaki memuji orang lain di sisi Nabi. Maka Nabi bersabda” Alangkah celakanya engkau, sungguh engkau telah memotong leher kawanmu, sungguh engkau telah memotong leher kawanmu..………..berulang kali.
Selanjutnya beliau bersabda” Jika seorang hendak memuji saudaranya, maka sebaiknya ia mengucapkan” Menurutku, orang itu baik dan hanya Allah yang Mengetahuinya. Atau lebih baik diam.
Bersikaplah yang ikhlas (mengamalkan ilmu tanpa laporan) seperti balita, begitu juga bangga dengan amaliyyah yang sedikit, membuat golongan sendiri/mencela golongan lain (itu syirik) QS ArRum 31-32.
Berapa juz kah (kalian membaca Al Qur’an dalam sehari)? Berapa ratus Trilliyunkah yang sudah anda infakkan?
Tidak boleh hasud kecuali terhadap dua orang: Seorang yang diberi oleh Allah kepandaian membaca Al Qur’an, dan ia membacanya diwaktu malam dan diwaktu siang. Dan orang yang diberi kekayaan oleh Allah dan ia menafkahkannya diwaktu malam dan diwaktu siang”.

b)Wahai teman grop yang berilmu!
Apabila kalian menemukan kejanggalan dalam ta’lim ustaz mahrus (haram sajadah…... Lantas kalian membantah) nanti dibantah lagi (terus begitu) satu bulan hanya bahas yang tidak jelas. Mestinya Al Qur’an sudah hatam dengan terjemahnya (banyak rahasia/mutiara Al Qur’an) kena apa tidak kalian ambil?
Apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul Nya, agar Rasul memutuskan (perkara) diantara mereka, mereka berkata” Kami mendengar dan kami ta’at……..QS An Nur 51.
Sesuai ayat? Terimalah, ada keraguan tinggalkanlah. Manusia tempatnya salah dan lupa, supaya dakwah bisa terus berlanjut (tidak bahas yang harus beda saja) tapi usahakan satu bulan hatam berapa kali (Al Qur’an sebagai peringatan) Ini adalah PR.
Memperbanyak berzikir (penyebab datangnya hidayah dan rahmat serta pahala yang mulia) Berkaitan dengan QS Al Ahzab 41-44.

Semoga saran ini bermanfa’at, saya berharap agar dalil yang saya sampaikan ini tidak dibantah tapi menjadi obat. Kaidah mantik (berbahaya) abaikan saja.
Allah berpesan” Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan (amanat) dengan jelas.

Luruskan/rapatkan sof kalian (jangan sampai ada yang merasa paling baik)  apalagi masih banyak orang yang lebih baik dari pada kita. 

                                     Wassalam.
         Faizah binti Imam Hambali.
Alamat blog: www.faizahmahrus.blogspot.com    

    

0 komentar:

Jumlah Pengunjung

Blog Archive

About Me

Faizahmahrus
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengunjung