pembukaan

Selasa, 26 April 2016

BERFIKIR YANG SEHAT ITU SELAMAT.



                           
 


Kebanyakan manusia mendahulukan Dunia melupakan Akhirat, sehingga banyak pelanggaran (gereja di jaga banser, pengajian HT di bubarkan, Orang kafir dijadikan teman setia, salafi dimusuhi. Mereka lupa ceritanya penduduk Saqar. Dalam QS Al Mulk  10-11:

وَقَالُواْ لَوۡ كُنَّا نَسۡمَعُ أَوۡ نَعۡقِلُ مَا كُنَّا فِىٓ أَصۡحَـٰبِ ٱلسَّعِيرِ (١٠فاعۡتَرَفُواْ بِذَنۢبِہِمۡ فَسُحۡقً۬ا لِّأَصۡحَـٰبِ ٱلسَّعِيرِ

 Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan [peringatan itu] niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". (10) Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.

Sebelum ayat tersebut Allah menjelaskan (penyebabnya) karena tidak menggunakan akal sehatnya, sehingga dia menikmati kesenangan Dunia menyesal di Akhirat. Dalam QS Al Mulk 6-8:


وَلِلَّذِينَ كَفَرُواْ بِرَبِّہِمۡ عَذَابُ جَهَنَّمَ‌ۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ (٦) إِذَآ أُلۡقُواْ فِيہَا سَمِعُواْ لَهَا شَہِيقً۬ا وَهِىَ تَفُورُ (٧) تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ ٱلۡغَيۡظِ‌ۖ كُلَّمَآ أُلۡقِىَ فِيہَا فَوۡجٌ۬ سَأَلَهُمۡ خَزَنَتُہَآ أَلَمۡ يَأۡتِكُمۡ نَذِيرٌ۬

Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. (6) Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, (7) hampir-hampir [neraka] itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan [orang-orang kafir]. Penjaga-penjaga [neraka itu] bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu [di dunia] seorang pemberi peringatan?"


Padahal bagi orang-orang yang takut kepada Allah, baginya balasan yang menggembirakan. Dalam QS Al Mulk 12:

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَخۡشَوۡنَ رَبَّهُم بِٱلۡغَيۡبِ لَهُم مَّغۡفِرَةٌ۬ وَأَجۡرٌ۬ كَبِيرٌ۬

Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.

Kecuali, belum datang seorang Rasul/peringatan, namun dizaman sekarang kebenaran sudah menyebar, Al Quran sudah sempurna, jelas berbeda dengan maksud QS Al Israk 15-16:

مَّنِ ٱهۡتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَہۡتَدِى لِنَفۡسِهِۦ‌ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيۡہَا‌ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ۬ وِزۡرَ أُخۡرَىٰ‌ۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبۡعَثَ رَسُولاً۬ (١٥) وَإِذَآ أَرَدۡنَآ أَن نُّہۡلِكَ قَرۡيَةً أَمَرۡنَا مُتۡرَفِيہَا فَفَسَقُواْ فِيہَا فَحَقَّ عَلَيۡہَا ٱلۡقَوۡلُ فَدَمَّرۡنَـٰهَا تَدۡمِيرً۬ا (١٦


Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah [Allah], maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk [keselamatan] dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi [kerugian] dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul. (15) Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu [supaya menta’ati Allah] tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan [ketentuan Kami], kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (


Banyak penduduk yang diazab oleh Allah karena mereka durhaka. Pikiran sehat, syi’ar islam tegak, namun ketika mereka lengah, setan yang menyesatkan dikira itu benar. Inilah maksudnya QS Az Zuhruf 36-37:

                                                                  

Orang-orang yang berharap mendapat bantuan dengan jalan batil (ketika hartawan Cina mendatangi pesantren) para santriwati yang mestinya menundukkan pandangan malah cium tangan. Mereka lupa (QS Ali Imran 187)

وَإِذۡ أَخَذَ ٱللَّهُ مِيثَـٰقَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَـٰبَ لَتُبَيِّنُنَّهُ ۥ لِلنَّاسِ وَلَا تَكۡتُمُونَهُ ۥ فَنَبَذُوهُ وَرَآءَ ظُهُورِهِمۡ وَٱشۡتَرَوۡاْ بِهِۦ ثَمَنً۬ا قَلِيلاً۬‌ۖ فَبِئۡسَ مَا يَشۡتَرُونَ
(

Dan [ingatlah], ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab [yaitu]: "Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia, dan jangan kamu menyembunyikannya." Lalu mereka melemparkan janji itu [1] ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruk tukaran yang mereka terima

Allah murka kepada orang yang menukar dosa dengan ampunan, bagi mereka adzab yang sangat pedih. Dalam QS Al Baqarah 174:


إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكۡتُمُونَ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلۡڪِتَـٰبِ وَيَشۡتَرُونَ بِهِۦ ثَمَنً۬ا قَلِيلاً‌ۙ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ مَا يَأۡكُلُونَ فِى بُطُونِهِمۡ إِلَّا ٱلنَّارَ وَلَا يُڪَلِّمُهُمُ ٱللَّهُ يَوۡمَ ٱلۡقِيَـٰمَةِ وَلَا يُزَڪِّيهِمۡ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit [murah], mereka itu sebenarnya tidak memakan [tidak menelan] ke dalam perutnya melainkan api[3], dan Allah tidak akan berbicara [4] kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.

Pelanggaran yang dilakukan ahli kitab, karena mereka tidak menjalankan konsepnya orang mukmin yang sejati (berjuang dengan harta dan jiwa) malah suka minta bantuan. Bisa dilihat dalam QS At Taubah20-22

Semoga peringatan ini bisa dibuat perbandingan untuk menuju keselamatan dunia akhirat.
      
                                               Wassalam.
      

0 komentar:

Jumlah Pengunjung

Blog Archive

About Me

Faizahmahrus
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengunjung