pembukaan

Jumat, 17 April 2015

POLIGAMI YANG DIRESTUI DAN YANG DIBENCI



                        

Hampir para suami itu menyukai poligami, meskipun keadaan mereka berbeda (ada yang bisa mencukupi keluarga tanpa perjuangan istri, ada yang sebaliknya/membutuhkan perjuangan istri, namun kesukaan suami kepada istri, mirip dengan wanita yang menyukai perhiasan Emas. Dalam QS Ali Imran 14:



 [3:14] Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).


Namun ada peringatan”Takutlah Dunia dan takutlah wanita” (hati-hati jangan sampai terfitnah)mereka adalah musuhmu. Dalam QS At Taghabun 14-15:




[64:14] Hai orang-orang mu'min, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[64:15] Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.
 
Sering kali istri mengeluh karena ulah suaminya yang suka menikah/cerai, padahal ada ancaman bagi mereka  (la’nat Allah) saya hanya bilang kepada istri tersebut“Semua kejadian ada hikmahnya”

“Apabila Allah mencintai seorang hamba maka diberinya ujian”(dan tergantung keimanannya). Ingatlah! dengan mengingat Allah bisa menenangkan hati”Lupakan kekurangannya dan kenanglah kebaikannya. Barang siapa merasa aman, sehat, ada yang dimakan/yang diminum hari ini maka Dunia sudah menjadi milikmu. 

Yang perlu difahami agar tidak menimbulkan keributan, hendaknya para suami memahami kalimah “Dan jika kamu khawatir tidak akan mampu berbuat adil terhadap perempuan yatim (bila kamu menikahinya) maka nikahilah perempuan lain 2, 3 atau empat.

KomentarFaizah: Sepertinya istri yatim tersebut adalah istri yang tidak bisa berbuat banyak didalam keluarga(lemah harta, lemah aqidah/kesehatan dan lain-lain) namun apabila suaminya sabar maka itu lebih baik dan akan diganti dengan kesenangan yang lain.

Begitu juga istri yang akan mendapat balasan dari Allah adalah mereka yang paling banyak salat/ibadah, sedikit mahar, banyak berkorban. Inilah pengalaman saya. 

Oleh sebab itu didalam judul ini akan saya bahas:
a)Poligami yang direstui.

b)Poligami yang dibenci.


a)Poligami yang direstui.
Meskipun para istri Rasul dimadu lebih dari empat namun mereka merestuinya, karena sudah jelas kesabaran beliau apalagi dalam menghargai istrinya (memperbesar mahar) sehingga Allah membalas dengan balasan di Akhirat, ketika di Dunia beliau diberi kebebasan melebihi semua kaum lelaki. Dalam QS Al Ahzab 51:




[33:51] Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki diantara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.
Meskipun demikian, namun kebebasan itu dibatasi. Dalam QS Al Ahzab 52:



[33:52] Tidak halal bagimu mengawini perempuan-perempuan sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hatimu kecuali perempuan-perempuan (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu


 
Hampir semua wanita punya rasa cemburu, namun apabila suami punya kemampuan untuk  mencukupi (memberi mahar, nafakah dan tidak pernah membebani istri) maka itulah poligami yang direstui karena istri tidak pernah merasakan payahnya menanggung nafakah. berarti dia lelaki yang mampu. Dalam QS An Nisa 34:


لرِّجَالُ قَوَّٲمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعۡضَهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٍ۬ وَبِمَآ أَنفَقُواْ مِنۡ أَمۡوَٲلِهِمۡ‌ۚ

Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri)karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan)dan karena mereka (laki-laki)telah memberikan nafkah dan hartanya.

Bagi para istri yang dibuat jengkel oleh suami maka gunakan waktumu untuk beribadah sepuas-puasnya/banyak salat, pasti ketenangan dan pertolongan Allah akan datang, karena tidak lama lagi kekuatan suami kalian akan melemah. Sesungguhnya setelah kesedihan datanglah kegembiraan, adapun kegembiraan yang paling berharga adalah berupa hidayah penyebab diangkatnya derajat.     

Berkaitan dalam judul"SIAPAKAH YANG BENAR ?" Tahun /bulan 2013/Mei

b)Poligami yang dibenci.

Karena suami tidak mampu memberi nafakah dan tempat tinggal, istri yang menolongnya, namun ketika datang hari bahagia suami hendak menikah lagi, ini yang membuat istri benci poligami. Terkadang Allah memberi peringatan/kegagalan karena tidak bisa mensyukuri ni’mat. Padahal sudah jelas janji Allah:


وَلَٮِٕن ڪَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ۬                                                                                 

Dan apabila kalian mengingkari (ni’mat Ku)maka pasti adzab Ku sangat pedih. QS Ibrahim 7.


Maka dari itu orang yang diampuni dosanya termasuk yang ittiba’ terhadap perbuatan Rasul. Beliau  menikah lagi setelah tiga tahun dari wafatnya istri pertama, silahkan ittiba’ bagi yang mampu, agar tidak memilih yang enak-enak saja. Berkaitan dengan judul“RUMAH TANGGA BAHAGIA” Tahun/bulan 2012/Agustus.

Ada orang bilang “Yang tidak poligami juga jatuh”
Nah ! Mereka termasuk orang yang tidak mengikuti ujian, dari mana mendapat ijazah? Maksudnya tidak punya amal perbuatan yang dirasa berat karena Allah, padahal calon penduduk Surga harus melalui liku-liku hidup (berjuang dengan harta dan jiwanya) membutuhkan kesabaran karena besarnya cobaan. Dalam QS Al Baqarah 214:


[2:214] Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.


Padahal keni’matan Surga tidak bisa dibayangkan karena di dunia tidak pernah merasakannya. Meskipun mirip buahnya tapi beda rasa dan warna. Semuanya akan diberikan kepada orang-orang Mukmin sebagai balasan. Dalam QS Al Baqarah 25:


[2:25] Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya


Adapun bagi suami yang takut tidak bisa adil/lemah ekonomi maka hendaknya membiasakan Puasa Dawud karena sebaik-baik puasa adalah puasanya Nabi Dawud. Dengan puasa nafsu berkurang.

Semoga bermanfa’at dan tidak gugup dalam memutuskan masalah/menuruti kehendak nafsu.

Wassalam

0 komentar:

Jumlah Pengunjung

Blog Archive

About Me

Faizahmahrus
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengunjung