pembukaan

Sabtu, 20 September 2014

DI KEMANAKAN INDONESIA ?

                                                                                                                                                  Kepada :
                                                                                                          Yth: Bapak Presiden RI (JOKOWI)
                                                                                                                     Di tempat.





Maaf bapak Presiden! Pertanyaan diatas tidak menunggu jawaban, namun perlu dima’lumi (ketika yang datang pimpinan Amerika dengan membawa banyak Dollar, namun suratku datang dengan membawa ayat/peringatan) hanya bertujuan agar kita disenangi oleh Allah dan masyarakat Islam jangan sampai menyakiti Nya, karena la’nat Allah akan datang (Dunia/Akhirat). Sebagaimana tercantum dalam QS Al Ahzab 57-58:




[33:57] Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan mela'natinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.

[33:58] Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mu'min dan mu'minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.

Apabila ummat Islam dianak tirikan/akan dihapus syari'atnya,   mereka akan marah, padahal suara mereka lebih banyak, hendaknya lebih mendekat kepada ajaran islam kalau tidak, Muslim yang mendukung ikut mendapat bagian dosa, banyak yang tidak suka apabila Mentri Agama ditiadakan, mestinya dalam kondisi rapuh aqidah (banyak perampokan, pembunuhan tanpa sebab dan lain-lain) maka tugas seorang pimpinan/kholifah untuk menegakkan kebenaran/keadilan. Sebagaimana pesan Allah kepada Nabi Dawud dalam QS Shad 26



[38:26] Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan . 
 
 

Saya berharap tidak terulang lagi pemerintahan Fir’aun yang menolak kebenaran dan menindas rakyat/menyakiti orang Mukmin, sehingga ‘adzab qubur diperlihatkan setiap pagi sore/seperti mimpi Neraka yang akan ditempatinya. Sebagaimana tercantum dalam QS Ghofir 45-46:









[40:45] Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. 

[40:46] Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya kedalam azab yang sangat keras".

Kita tidak ingin mimpi Neraka yang menakutkan, tapi berusaha menjadi orang Mukmin, sehingga dikatakan "Tidurlah sebagaimana tidurnya pengantin baru”.     
Banyak orang yang lupa dengan keni’matan Surga yang tidak terhingga, untuk itu peringatan bagi manusia agar bisa mempersiapkan bekal untuk mencari ridlo Allah. Dalam QS Ghofir 39-40:





[40:39] Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.
[40:40] Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab.


     
Berhati-hatilah! karena dihadapan kita ada dua pilihan.
 kinya.idah, ntri Agma ditiadakandengan hormat lagi sangat kepada bapak 
1)Memilih pahala tanpa batas.
2)Memilih kesenangan Dunia.

Keduanya tidak bisa lepas dari suka dan duka, sebagai akibat dan balasan, padahal kesempatan tinggal sekejap mata.
.

1)Memilih pahala tanpa batas.

Inilah yang dipilih oleh orang-orang yang berakal sehat, karena kesenangan di Akhirat untuk selama-lamanya. Untuk itu Allah bertanya dalam QS Az Zumar 9-10:




 [39:9] (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

[39:10] Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. Bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.


Beribadah diwaktu malam bisa menguatkan mental, termasuk takut kepada Allah orang yang berpedoman Al Quran/Assunnah, dan sabar dalam menegakkan kebenaran, inilah yang menyebabkan diberi pahala tanpa batas. Diantara tanda ta’at kepada Allah, yaitu menjauh dari musuh Nya/Thoghut yang berbahaya. Mengikuti perkataan/saran yang paling baik. Sebagaimana tercantum dalam QS Az Zumar 16-20 :





 




[39:16] Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah merekapun lapisan-lapisan (dari api). Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu. Maka bertakwalah kepada-Ku hai hamba-hamba-Ku.
[39:17] Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku,
[39:18] yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.
(39:19] Apakah (kamu hendak merobah nasib) orang-orang yang telah pasti ketentuan azab atasnya? Apakah kamu akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka?
[39:20] Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya.


Apabila takut Neraka, harus  mendekat kepada Allah dan menta’ati perintahNya. Sebagaimana tercantum dalam QS Al Ahzab 1-3:






 [33:1] Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
[33:2] dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
[33:3] dan bertawakkallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara.


Boleh mendekat kepada orang Kafir asal berda’wah (agar mereka beriman). Tapi apabila tidak,   maka berbahaya. Untuk itu Allah melarang mendekatinya, sebagaimana tercantum dalam QS Hud 113:

 

[11:113] Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.

Ingatlah! Pesan Allah yang tercantum dalam QS az Zumar 53-55:









[39:53] Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 

Semoga peringatan ini tidak disalah fahamkan, dan ditanggapi sebagai obat, meskipun pahit namun bisa menyehatkan.


                                                             Wassalam.

                            Apabila terdapat khilaf mohon diberi tahu.    

 

0 komentar:

Jumlah Pengunjung

Blog Archive

About Me

Faizahmahrus
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengunjung