pembukaan

Rabu, 08 Mei 2013

SIAPAKAH YANG BENAR ?.


                                              

                                                  Bismillaahirrahmaanirrahiim.


Oleh karenanya  masalah dalam rumah tangga tidak lepas dari perkara yang menyenangkan dan ada yang menyedihkan. Namun yang sering saya dengar adalah keluhan para istri dikarenakan suaminya kurang bijak,  sehingga menampar atau menyakiti istri dianggap biasa. Begitu juga sebagai istri kurang bisa koreksi diri, namun keduanya mengaku benar. Diantara pertanyaaan mereka dan jawaban saya  sebagai berikut:

Mereka bilang : Adakah dasarnya suami mau nikah lagi ?
Faizah menjawab: Memang ada perintah, tapi kalau tidak bisa berbuat adil maka satu
                              saja. Sebagaimana firman Allah dalam QS An Nisa’ 3.
وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلَّا تَعُولُوا(3)
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat agar tidak berbuat aniaya.
Mereka bilang: Dari mana bisa adil ? Tentang nafaqah saja kalau tidak saya bantu bisa
                            berantakan, ( maksudnya semenjak menikah usaha berdua setelah kaya dia lengah). Suka menampar dan menyakitkan hati.

Faizah menjawab:  Hal itu sering terjadi, namun apabila kalian  sabar, pasti akan mendapat pahala dan kegembiraan dilain waktu. Namun ada yang perlu diperhatikan:

a) Taatilah perintahnya ( apa yang menjadi kesukaannya kerjakan ) dan yang menyebabkan dia marah hendaknya dihindari selama tidak bertentangan dengan hukum Allah.

b) Bacalah doa - doa Rasul  untuk ketentraman dalam rumah tangga, serta mohonlah perlindungan kepada Allah dari kejelekan watak suami.

Untuk ketentraman dalam rumah tangga bacalah doa rasul:

  اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِيَ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي


     Ya Allah ! Sesungguhnya aku mohon kepadaMu keselamatan di dunia  maupun di akhirat. Ya Allah  sesungguhnya aku mohon kepadaMu pengampunan  dan keselamatan  agama, dunia dan keluargaku serta hartaku. Ya Allah ! Tutupilah  aibku  dan tenangkan hatiku. Ya Allah ! Jagalah aku  dari muka, belakang, kanan, kiri, atas. Dan  aku berlindung dengan keagunganMu jangan sampai aku  dibunuh dari bawah (  ya`ni di makan ular atau lainnya).  HR Abu Dawud [9].

   رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.[10]

   اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهُ وَخَيْرَ مَا جَبَلْتهُ عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَ عَلَيْهِ
Ya Allah ! Sesungguhnya aku mohon kepadaMu  kebaikan ( sebut nama orang yang anda maksudkan ) dan kebaikan wataknya  dan aku berlindung kepadaMu  dari kejelekan ( ……………….) dan kejelekan wataknya . [11]

c) Bertawassul  dengan menyebutkan perbuatan yang baik dan yang paling berat ( yang pernah dilakukan) setelah itu memohon kepada Allah apa yang diminta, sebagaimana ceritanya 3 pemuda yang tertutup oleh batu besar namun akhirnya bisa keluar dari mulut Gua. Hadisnya sudah tercantum dalam blog saya yang berjudul " APAKAH BEKAL YANG TERBAIK ? Bulan dan tahunnya 2013 / 05 ).
 
Faizah: Alhamdulillah, Allah menyadarkan mereka ( para suami ) sebab doa atau cara tersebut. Bila yang didoakan perempuan jadi  (ha) bukan hi atau hu.

Keterangan:
[9] HR Abu Dawud  / 4412 .Nasa I / Isti`adzah 5434 . 5435/ Ibnu Majah  / Isti `adzah /3861. Ahmad / Baqi musnad muktsirin/4554 .
 
[10] Al Furqan 74
[11] HR Abu Dawud  / Nikah / 2160 . Ibnu Majah  / Nikah / 1918. 2252.


Adapun doa lainnya boleh dilihat dalam blog saya yang berjudul ‘ SUKSES DENGAN DOA “ Bulan dan tahunnya 2012 / 06.
 Begitu juga doa- doa penyembuhan bisa dilihat dalam blog saya yang berjudul " Kiat menyembuhkan penyakit ". bulan dan tahunnya 2013 / 05.

Mungkin mereka ( para suami )  lupa dengan firman Allah yang tercantum dalam QS An Nisa’ 19;

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا(19)
Dan pergaulilah mereka dengan baik, maka apabila kalian tidak  menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.
An Nisa' 19. 

Rahasia dari perintah tersebut ( pergaulilah para istri dengan baik ) Karena:

a) Kebanyakan kaum wanita yang bisa menyabari atau memperjuangkan tentang nafaqah ketika suami dalam keadaan kesempitan.

b) Mereka ( para istri ) tetap setia mendampinginya meskipun suami sudah melemah kekuatannya namun mereka ( para istri ) jarang yang berbuat serong atau selingkuh.
   
Oleh karenanya perjalanan hidup berrumah tangga tidak selamanya mulus. Disaat kesempitan rizki dan lemahnya kekuatan, butuh kesabaran istri dan ketaatannya. Maka dari itu jaga kayamu sebelum datang  fakirmu, jaga mudamu  sebelum datang tuamu. Namun ada yang perlu diingat " Bahwa semua orang punya kelebihan dan kekurangan ". Ingatlah janji Allah " Dan apabila kalian memaafkan, maka itu lebih dekat kepada taqwa ".
Semua perbuatan pasti ada balasan.

Mereka bilang: Sudah beberapa kali saya maafkan tapi dia ( suami ) menganggap aku
remeh dan dia bilang sudah bosan sehingga berbuat semena-mena.

Faizah: Cobalah koreksi diri ( sebelum kalian menyalahkan suami ). Barangkali dari cobaan ini kalian bisa mengambil hikmah dan pelajaran  (atas kejadian ini ).
Coba praktekkan:
a)    Lebih memperhatikan kebutuhan keluarga.
Apabila pergi jangan sendirian, sering di rumah agar sesuai dengan firman Allah yang tercantum dalam QS Al Ahzab 33- 34:

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَءَاتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا(33)وَاذْكُرْنَ مَا يُتْلَى فِي بُيُوتِكُنَّ مِنْ ءَايَاتِ اللَّهِ وَالْحِكْمَةِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ لَطِيفًا خَبِيرًا(34)
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta`atilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.
Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah Nabimu). Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui. Al Ahzab 33-34.

Begitu juga dalam menjaga diri sangat dibutuhkan ( karena sering saya dengar para suami lebih senang apabila istrinya berhijab / bercadar )  Sebenarnya memang itu yang baik. Karena perintah dalam QS Al Ahzab 53. Tentang dalinya yang lain sudah tercantum dalam blog saya yang berjudul " SEDERHANA DALAM BERBUSANA ". Bulan dan tahunnya 2012 / 06  

Meskipun perintah tersebut terasa berat, namun ada rahasia disaat para wanita banyak yang  tidak faham. Begitu juga termasuk rahmat Allah yang tidak diindahkan adalah perintah menutup seluruh tubuh wanita, namun kebanyakan mereka tidak suka. Padahal kondisi wanita itu lemah  ( mudah masuk angin, mudah berubah kulitnya dan lain- lain ). Diantara rahasia berhijab adalah " Agar lebih tenang dan tidak mudah diganggu lelaki lain. Karena ketika berhias hanya dilihat oleh suaminya sendiri. Yang penting taatilah perintah Allah. Ingatlah Sesungguhnya rahmat Allah dekat dengan orang – orang yang berbuat baik.
b)    Usahakan bisa menjadi wanita yang shalihah.
 Karena dengan banyak beribadah serta menjahui larangan, maka balasan bagi mereka berupa ampunan dan rezeki yang mulia. Sebagaimana yang tercantum dalam QS An Nur 26:

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ أُولَئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ(26)
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).

Mereka bilang: Suami marah-marah kalau saya tidak usaha.

Faizah: Katakanlah kepadanya, bahwa tentang nafaqah adalah kewajiban suami, boleh saja istri membantunya asal tidak sampai melanggar ayat. ( pekerjaan diluar rumah atau biasa didatangi pelanggan yang bukan muhrim, padahal istri berpakaian yang belum sesuai dengan tuntunan )
Memang manusia tidak akan puas terhadap pemberian Allah, andaikan diberi emas satu lembah pasti dia ingin mendapatkan emas dua lembah, dan tidak ada yang dapat menutup keinginannya itu kecuali tanah. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

622-حَدِيْثُ  أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ ، قَالَ: لَوْ أَنَّ لاِبْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُوْنَ لَهُ وَادِيَانِ، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلاَّ التُّرَابُ، وَيَتُوْبُ اللهُ عَلَى  مَنْ تَابَ
       أَخْرَجَهُ الْبُخَارِيْ فِى : 81 كِتَابُالرِّقَاقِ : 10 بَابُ مَا يُتَّقَي مِنْ فِتْنَةِالْمَالِ8 

622.Anas ibnu Malik menuturkan: “Rasulullah saw bersabda: “Andaikata putera Adam diberi emas sebanyak satu lembah, pasti ia ingin mendapatkan emas sebanyak dua lembah dan tidak ada yang dapat menutup keinginannya itu, kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat seorang yang bertaubat.” (Bukhari, 81, Kitabur Riqaaq, 10, bab takut dari fitnah dunia.

Oleh sebab itu apabila kalian melihat orang yang lebih baik harta dan bentuknya maka pandanglah orang yang lebih rendah dari dirinya. Sebagaimana hadis:

1867حَدِيْثُ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  قَالَ: إِذَا نَظَرَ أَحَدُكُمْ إِلَى مَنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ فِي الْمَالِ وَالْخَلْقِ، فَلْيَنْظُرْ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْهُ.
أَخْرَجَهُ اْلبُخَارِي فِي: 81 كِتَابُ الرِّقَاقِ: 30 بَابٌ لِيَنْظُرْ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلُ مِنْهُ وَلاَ يَنْظُرُ إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَهُ.
1867. Abu Hurairah ra menuturkan : “Rasulullah saw bersabda : “Jika seorang di antara kalian melihat orang lain lebih baik harta dan bentuknya dari dirinya, maka lihatlah orang yang lebih rendah dari dirinya.” (Bukhari, 81, Kitabur Ruqaq, 30, bab hendaknya seorang melihat orang yang lebih rendah bukan yang lebih tinggi dari dirinya).

Padahal sebenarnya anak Adam sudah merasakan ni’mat ketika dalam keadaan aman, badannya sehat, ada yang dimakan / yang diminum hari ini, berarti dunia sudah menjadi miliknya. Tapi kebanyakan manusia tidak bersyukur terhadap ni’mat Allah. Padahal janji Allah “ apabila kalian bersyukur, sungguh Kami akan menambah ni’mat kepadamu. Sebagaimana yang tercantum dalam QS Ibrahim 7;
  
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ(7)
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema`lumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

c) Apabila terjadi pertengkaran maka datangkanlah juru damai dari pihak suami dan juru damai dari pihak istri. Sebagaimana yang tercantum dalam QS An Nisa’ 35:

وَإِنْ خِفْتُمْ شِقَاقَ بَيْنِهِمَا فَابْعَثُوا حَكَمًا مِنْ أَهْلِهِ وَحَكَمًا مِنْ أَهْلِهَا إِنْ يُرِيدَا إِصْلَاحًا يُوَفِّقِ اللَّهُ بَيْنَهُمَا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا خَبِيرًا
Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-isteri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Dari kesimpulan ayat tersebut, bahwa yang bisa mendamaikan antara suami istri adalah keluarganya, agar tidak main pukul atau seenaknya sendiri, kecuali kalau memang istri tersebut nusyuz.
 Sebagaimana yang tercantum dalam QS An Nisa’ 34:

وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا(34)
Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menta`atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Saya juga ikut prihatin ketika para suami dengan mudah mengambil tindakan mau nikah lagi, apakah mereka lupa bahwa rumah tangga selalu membutuhkan kebaikan dan perjuangan seorang istri ? Apakah mereka lupa dengan prilaku dan kesabaran Rasulullah ?  Beliau menikah dengan seorang janda yang sudah punya anak dari suami pertama, apalagi usianya jauh lebih tua dari Rasulullah, namun kesetiaan beliau kepada Khodijah tetap harmonis ( selama Khodijah hidup Rasulullah sangat menghargai jasa Khodijah dan tidak pernah kawin dengan orang lain )  Apalagi selingkuh karena selingkuh adalah perbuatan orang – orang yang melampaui batas. Dan Allah tidak menyukainya, sehingga tidak akan bahagia karena melanggar konsepnya orang mukmin yang sukses. Sebagaimana yang tercantum dalam QS Al Mukminun 5-7:
(4)وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ(5)إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ(6)فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ(7)
Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu ( zina ) maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

Mereka ada yang bilang: Saya ditalaq melalui sms, apakah sah perceraian tersebut?

Faizah: Apakah ketika melamar atau akad nikah melalui sms?
Jangankan menjatuhkan talaq, sedangkan ketika terjadi percekcokan dalam rumah tangga saja, keluarganya ( dari pihak istri dan dari pihak suami ) harus didatangkan. Apalagi masalah cerai. Bukankah Rasulullah diutus oleh Allah untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia?.

Jarang sekali orang yang benar- benar sabar dan setia serta berakhlaq mulia sebagaimana prilaku Rasulullah kepada istrinya. Setelah tiga tahun Kjadijah wafat baru beliau kawin dengan Aisyah.
Sebagaimana yang tercantum dalam hadis dari Aisyah ra:            

وَتَزَوَّجَنِي بَعْدَهَا بِثَلَاثِ سِنِينَ

Setelah tiga tahun dari wafatnya Khadijah, Rasulullah kawin denganku Muttafaq alaih  , Bukhori.

Bisa dibaca dalam blog saya yang berjudul  “ Rumah tangga bahagia” Bulan dan tahunnya 2012 / 08.
Dalam judul tersebut juga tercantum bahwa Rasulullah memberi maskawin kepada istri- istrinya ( 12 uqiyah dari emas ) Boleh dilihat dalam judul tersebut. Disana lebih jelas.

Bagi suami / iistri yang tidak bijak, hendaknya berpegangan terhadap dalil yang saya cantumkan diatas. Jangan sampai kita termasuk paribahasa " AIR SUSU DIBALAS DENGAN AIR TOBA ". Mestinya prilaku Rasul itu benar- benar dijadikan teladan ( tidak dipilih yang enak saja ). Apakah mereka mendahulukan nafsunya dari pada mencontoh akhlak beliau ? Apakah tidak khawatir termasuk orang yang beriman terhadap sebagian ayat dan mengingkari sebagian yang lain ? Sebagaimana yang tercantum dalam QS Al Baqarah 85:

 أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاءُ مَنْ يَفْعَلُ ذَلِكَ مِنْكُمْ إِلَّا خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ إِلَى أَشَدِّ الْعَذَابِ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ(85)
Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.

d) ) Sifat darmawan dan berakhlak mulia.
Oleh karenanya Rasulullah termasuk orang yang paling baik akhlaknya kepada para istrinya diantara kalian ( membesarkan maskawin, tidak pernah menyakiti atau memukul, istri-istri nya ). Ketika Beliau jengkel terhadap mereka, namun tindakan Beliau dengan ber'uzlah di kamar khusus dan menyendiri. 

Allah memerintahkan supaya nabi menyampaikan kepada istri- istriinya " Apabila kalian memilih kehidupan dunia dan perhiasannya, maka akan kuberi dan kuceraikan kalian dengan cara yang baik. Dan apabila kalian memilih Allah dan utusan Nya serta kehidupan akhirat, maka Allah menyediakan pahala yang besar. Wahai istri-istri Nabi apabila kalian mengerjakan perbuatan keji yang nyata, niscaya azabnya akan dilipat gandakan dua kali lipat. Sebagaimana yang tercantum dalm QS Al Ahzab 28- 30 ).


يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ إِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا فَتَعَالَيْنَ أُمَتِّعْكُنَّ وَأُسَرِّحْكُنَّ سَرَاحًا جَمِيلًا(28)وَإِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ فَإِنَّ اللَّهَ أَعَدَّ لِلْمُحْسِنَاتِ مِنْكُنَّ أَجْرًا عَظِيمًا(29)يَانِسَاءَ النَّبِيِّ مَنْ يَأْتِ مِنْكُنَّ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ يُضَاعَفْ لَهَا الْعَذَابُ ضِعْفَيْنِ وَكَانَ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرًا(30)
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: "Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut`ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik. Dan jika kamu sekalian menghendaki (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik di antaramu pahala yang besar. Hai isteri-isteri Nabi, siapa-siapa di antaramu yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata, niscaya akan dilipat gandakan siksaan kepada mereka dua kali lipat. Dan adalah yang demikian itu mudah bagi Allah.


Akhirnya Aisyah dan istri yang lain memilih Allah dan rasulNya ( mereka tidak mau diceraikan oleh nabi ).

Karena Akhlak beliau yang terpuji ( pemaaf, pendiam, darmawan, sabar, menghargai kebaikan istri dan lain - lain ). Namun yang menimbulkan pertanyaan adalah: Kena apa ada istri minta dicerai ?
 

Apabila diantara kalian ada yang disakiti oleh seseorang, berdoalah agar diberi kesabaran. Sebagaimana yang tercantum dalam QS Al A'raf 126:

Rabbanaa afrigh 'alainaa shabran watawaffanaa muslimiin.
Ya Tuhan kami limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim.

 Namun tidak sia-sia dari kesabaran beliau, Allah menggantinya dengan  seorang gadis yang usianya jauh lebih muda, dialah yang  cerdik dan cantik  yaitu Aisyah binti Abu Bakar yang sangat setia kepada Nabi.

 Balasan tersebut diberikan kepada beliau setelah beberapa tahun menjalani hidup dengan  penuh kesabaran. Adapun para janda yang dinikahi oleh Rasulullah, karena suaminya mati di medan peperangan.

Apabila sudah tidak ada jalan lagi atau sulit diishlahkan, maka berdolah kepada Allah sebagaimana yang tercantum dalam QS Al Maidah 25:
رَبِّ إِنِّي لَا أَمْلِكُ إِلَّا نَفْسِي وَأَخِي فَافْرُقْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ(25)
"Ya Tuhanku, aku tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik itu"


Atau yang tercantum dalam QS Al A’raf 89:
رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ(89)
. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.

Semoga atas cerita- cerita yang saya sampaikan ini bisa menjadi bahan pertimbangan yang menyebabkan timbulnya keharmonisan dalam rumah tangga.

Sebenarnya  tidak ada paksaan dalam agama, kalau sudah bosan ada cara yang baik dan semuanya sudah di atur oleh agama, baik yang melindungi hak  perempuan dan yang menjelaskan beberapa kewajiban suami / istri.  

Yang perlu diingat pesan Allah " Wahai orang- orang yang beriman ! Janganlah kalian menuruti langkah-langkah syetan ( menuruti hawa nafsu ) karena sesungguhnya syetan itu bagimu adalah musuh yang jelas nyata".

Dengan berpuasa akan berkurang nafsu seseorang.

Allah akan memberi kehidupan yang baik ( ni'mat ) dan pahala ( surga ) Bagi mereka yang sabar dan berbuat baik,
Sebagaimana yang tercantum dalam QS An Nahl 96 - 97:

مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ وَمَا عِنْدَ اللَّهِ بَاقٍ وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُوا أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ(96)مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ(97)

Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

 Semua kesuksesan membutuhkan kesabaran dan perjuangan serta doa. adapun tanda ketidak sabaran seseorang adalah ketika tidak bisa menyabari dan memperjuangkan rumah tangganya. Adapun hadis yang artinya  " Semoga Allah mela'nat orang yang suka kawin cerai" , Wallahu 'alam shahih / tidaknya. Namun secara kenyataan Rasulullah tidak pernah menceraikan para istrinya, kecuali bila mereka yang minta cerai. Begitu juga Nabi Zakariyah tetap sabar meskipun istrinya tidak bisa punya anak, namun beliau tetap berdoa kepada Allah dengan sungguh-sungguh yang akhirnya terkabul ( istrinya melahirkan Yahya ). Sebagaimana yang tercantum dalam QS Al Anbiya' 89- 90.

وَزَكَرِيَّا إِذْ نَادَى رَبَّهُ رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ(89)فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَى وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ في لْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ

 Dan (ingatlah kisah) Zakariya, tatkala ia menyeru Tuhannya: "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.
Maka Kami memperkenankan do`anya, dan Kami anugeran kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdo`a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu kepada Kami.

Betapa hebatnya kesabaran Nabi Zakariya istrinya mandul namun tidak putus asa dari rahmat Allah. Beliau percaya bahwa Allah akan mengabulkan doa hambaNya. Akhirnya sudah tua baru melahirkan Yahya.

Saya ungkapkan diantara kisah nyata dari para suami yang kurang bijak dan para istri yang tidak qana'ah:

1- Sering terjadi suami menjengkelkan  sang istri, Ya'i sebelum menikah sampai punya anak banyak, selalu menuruti hawa nafsunya, (setiap ada janda, gadis tua, perempuan dijalan berusaha menggoda / maunya dinikahi ) padahal  semenjak rumah tangga sang istri menjalani hidup dengan banyak perjuangan dan penuh kesabaran ( dalam membesarkan anak-anaknya karena lama suami tidak bekerja ).
Setelah datang kemudahan ( rizki lancar )  Suami rencana menikah lagi " Maralah istrinya ". Seraya berkata
" Kena apa dulu aku kau butuhkan sekarang ( kaya ) aku kau remehkan ? Apakah ini yang dikatakan " Habis manis sepah dibuang ?" Ini adalah tindakan yang tidak adil, mestinya habis diperjuangkan, ya menggembirakan, malah menyakitkan. Tidak lama suami tersebut rizkinya menyurut, bukan saja rizkinya bahkan kekuatannyapun melemah ( orang dulu bilang kuwalat ). Kalau dalil mengatakan " Kemudian setiap orang akan diberi balasan sesuai dengan apa yang dilakukannya " Itulah balasan dari Allah. Lantas   suami sadar dan sang istri baru merasakan  ketentraman dan kebahagiaan dalam rumah tangganya.

2-  Sering terjadi dalam rumah tangga, istri tidak mau sengsara, senang keluar, berhati tama' terhadap dunia, kurang perhatian baik terhadap anak atau suaminya ( berani menggugurkan kandungannya disebabkan tidak menyayangi terhadap anak ) Akhirnya perbuatan itu dibalas oleh Allah ( Sengsara kehidupannya hingga ketika meninggal dunia sendirian dan dalam keadaan yang mengenaskan.
Semoga kita dijauhkan dari perbuatan yang tercela itu.
   
Pesan Faizah: Hati-hatilah wahai para suami dan para istri jadikanlah pelajaran ( hendaknya menjaga perasaan istri atau suami).  Sudah cukup para Nabi dan istrinya sebagai contoh yang baik dan menghargai perjuangan istri dan sabar atas tindakan suami yang tidak menyenangkan hati.
Begitu juga para istri hendaknya waspada, ingatlah dengan meningkatnya jumlah perempuan semakin banyak, mestinya wanita bertambah baik ( dalam mempersiapkan masa depannya ) contoh: Wanita penduduk Surga lebih sedikit jumlahnya dibanding dengan wanita penduduk Neraka dan tidak ada harganya. Mereka semakin jauh dengan rahmat karena banyak melanggar ayat dan Allah cemburu begitu juga orang yang punya keimanan merasa ingkar selalu. Jadilah wanita yang salihah karena sebaik - baik perhiasan dunia adalah wanita salihah ( otomatis mahal harganya ) jangan dijual murahan, hargailah kehormatanmu mendekatlah kepada Allah dengan penuh ketaatan dan banyak berzikir akan menjadi tenang. Ingat! konsep orang yang sukses ( sabar, dan berusaha menjadi orang yang benar - benar  sabar, tetap bersiap siaga, takutlah kepada Allah ).  Maka kesuksesan dan kebahagiaan akan datang sebagai balasan.
           
Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya ( Maha Kuasa merobah hati seseorang ) maka dari itu berdoalah pasti akan dikabulkan. Terutama koreksi  pribadi anda lebih dulu, tingkatkan amal ibadahmu dan sesungguhnya kepadaNyalah kamu akan dikumpulkan.    
   
                                        Apabila terdapat hilaf mohon diberi tahu.
.
                                                           Wassalam.



0 komentar:

Jumlah Pengunjung

Blog Archive

About Me

Faizahmahrus
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengunjung