Sabtu, 08 Februari 2014
BERLOMBA-LOMBALAH DALAM KEBAIKAN.
03.31 |
Diposting oleh
Faizahmahrus |
Edit Entri
Wahai ummu Fauzan!
Ingatlah nak, bahwa kita diperintah oleh Allah dalam firman Nya “Maka
berlomba-lombalah kalian tentang kebaikan” Kalimat tersebut
singkat, padat, tapi rahasianya besar,
karena kebanyakan orang mendahulukan dunia dari pada akhirat,
mementingkan diri sendiri dari pada orang lain, suka
kebebasan tidak suka beban. Namun semuanya akan mendapat balasan. Sebagaimana tercantum dalam QS Fushshilat 46:
"Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hambaNya."
Calon penduduk surga berpedoman dengan hadis “DUNIA PENJARA BAGI ORANG MUKMIN“ Dan Allah telah memberi sindiran dalam QS Al Baqarah 214:
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat"
Bagi yang lulus dalam ujian, maka akan menerima penghargaan, adapun penghargaan yang paling berharga, berupa hidayah yang akan diberikan kepada orang-orang yang sabar. Dijelaskan dalam QS Al Baqarah
155-156:
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit
ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan
berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun"(Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada Nyalah kami kembali).
Merekalah yang akan mendapat rahmat dari Tuhannya dan yang akan di beri hidayah. Sebagai balasan atas kesabarannya. Dan mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan salat. Dan salat itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu'. Karena tanpa kesabaran tidak bisa meraih kesuksesan. Tanpa hati khusyu', hidup menjadi rakus. Padahal ada hadis: Tujuh orang yang akan dinaungi oleh Allah dibawah naungan 'ArasyNya, disaat tidak ada naungan kecuali nangannya. Diantaranya, yaitu lelaki yang suka ke Masjid dan mengingat Allah ditempat sunyi, meneteskan air matanya (kalau tidak memiliki hati khusyu' maka tidak bisa menangis)). Hadisnya tercantum dalam blog (SIKAP YANG BIJAK) Tahun/bulannya 2012/06. Inilah rahasianya khusyu'. Di antara Nabi yang memiliki kesabaran hati yang besar adalah Nabi Ibrahim (di perintah menyembelih putranya Ismail) tetap dilaksanakan. Sebagaimana dijelaskan dalam QS Assaffat 102-107.
102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama
Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam
mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia
menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu;
insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".
103.
Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ).
104. Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,
105.Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
106.
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
107.
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar
Begitu juga ketika
beliau menghancurkan berhala-berhala yang mereka sembah,akhirnya
Nabi Ibrahim di masukkan ke dalam api, namun api itu terasa dingin. Sebagaimana tercantum dalam QS Al Anbiyak 58-70:
58.
Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong,
kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka
kembali (untuk bertanya) kepadanya.
59. Mereka berkata: "Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap
tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim."
60. Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim "
61. Mereka berkata: "(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak, agar mereka menyaksikan".
62. Mereka bertanya: "Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim?"
63.
Ibrahim menjawab: "Sebenarnya patung yang besar itulah yang
melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat
berbicara".
64.
Maka mereka telah kembali kepada kesadaran dan lalu berkata:
"Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri
sendiri)",
65. Kemudian kepala mereka jadi tertunduk (lalu berkata): "Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara."
66.
Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu
yang tidak dapat memberi manfa'at sedikitpun dan tidak (pula) memberi
mudharat kepada kamu?"
67. Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami?
68.
Mereka berkata: "Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak".
69.
Kami berfirman: "Hai api jadilah dingin, dan bisa menyelamatkan Ibrahim",
70. mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi.
Setelah Beliau menjalani
ujian dan cobaan, maka di jadikan oleh Allah menjadi manusia teladan
yang akan memasuki surga “NA”IM” Sebagai balasan.
Ingatlah wahai
putriku! pesan Allah yang tercantum dalam QS Al An’am 151:
"Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya)."
Kesimpulan ayat
tersebut:
1) Tidak layak
menyekutukan Allah, karena Dia yang menghidupkan kita, memberi
keni’matan, kesehatan dan rezki, kasih sayang Allah
lebih besar di banding kasih sayang ibu kepada anaknya.
2) Perintah berbakti
kepada orang tua, karena orang tua sudah banyak pengorbanan sehingga merasa payah, untuk itu kembali
kecil lagi. Sebagaimana tercantum dalam QS Yasin 68:
68 Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?
3) Larangan membunuh
anak karena takut miskin.
Orang bilang“Banyak
anak banyak rezeki” Itulah jawaban para bidan /teman yang bertanya
kepada ummik. (kenapa tidak mau KB /setiril)? Ummik
menjelaskan kepada mereka, diantaranya:
Kalau bibitnya dikeringkan (KB pil/suntik) sama dengan membunuh bibit
manusia, karena asalnya seperma itu hidup. Setiril ada yang berpendapat berarti memutus
rahmat Allah. Bukankah Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam
bangga apabila ummatnya paling banyak jumlahnya besok di hari
kiamat?. Untuk itu ada perintah “Kawinilah wanita yang subur
(banyak anak) dan penyayang”. Tapi perintah ini banyak yang tidak suka, akhirnya kesempatan ini di manfa’atkan oleh musuh islam agar sedikit jumlahnya. Padahal anak sedikit terkadang sempit rezeki, ketika banyak anak banyak rezeki, diberi kegembiraan (balasannya).
Di ulangi lagi oleh Allah (yang artinya) "Janganlah kamu mendekati perbuatan keji (membunuh), baik yang terlihat ataupun yang tersembunyi". Kalimat itu sebagai penjelasan (meskipun belum wujud manusia jangan di bunuh).
Di ulangi lagi oleh Allah (yang artinya) "Janganlah kamu mendekati perbuatan keji (membunuh), baik yang terlihat ataupun yang tersembunyi". Kalimat itu sebagai penjelasan (meskipun belum wujud manusia jangan di bunuh).
Ada yang alasannya mengatur
keturunan (agar tidak meninggalkan mereka dalam keadaan lemah). Maksudnya:
a) Jangan sampai(anak)kafir tidak mengerti Allah dan kebaikan. Bagi ortu/seorang ibu hendaknya mengajari/mengajak salat, melatih berpuasa, zakat, berhajji/umrah ketika mampu, membaca/menghafal ayat-ayat
Allah, melatih kesibukan dengan kebaikan, berbuat baik terhadap
seseorang terutama kepada ortunya, menjadi manusia pema’af, ringan
tangan, dan lain sebagainya. Sebagaimana sudah dijelaskan oleh Allah dalam QS Luqman 12-19. Untuk penjelasannya boleh dilihat dalam blog berjudul" Jawaban untuk pp putri Al WAFA' Bogor Tahun/bulan 2013/02.
b) Allah yang Maha
Kuasa mengatur hambaNya dengan penuh kebijaksanaan, maka tidak pantas
manusia mengatur wujudnya manusia. Banyak dampak negatif akibat KB
(flek hitam di wajah, rambut rontok, rematik, hamil anggur, pendarahan hampir pingsan. Andaikan seperma itu ditaruh diatas batu, apabila Allah
berkehendak maka akan wujud manusia. Adanya dilarang karena berbahaya..
c) Perintahkan salat karena barang siapa mati meninggalkan salat, maka matinya mati kafir (tidak boleh disalati). Apabila tidak mampu berdiri maka dengan duduk, tidak mampu duduk dengan berbaring. Karena waktunya salat tidak boleh ditunda dan waktunya sudah ditentukan sebagaimana dijelaskan dalam QS ANn Nisa 103. Namun bagi wanita tidak boleh cuti lebih dari tujuh hari setiap bulannya, terserah kebiasaannya, karena ada yang haidlnya sehari semalam, tiga hari, lima hari lebih dari tujuh hari termasuk darah istihadlah penyakit/tendangan setan) tetap diwajibkan salat/berpuasa.
c) Perintahkan salat karena barang siapa mati meninggalkan salat, maka matinya mati kafir (tidak boleh disalati). Apabila tidak mampu berdiri maka dengan duduk, tidak mampu duduk dengan berbaring. Karena waktunya salat tidak boleh ditunda dan waktunya sudah ditentukan sebagaimana dijelaskan dalam QS ANn Nisa 103. Namun bagi wanita tidak boleh cuti lebih dari tujuh hari setiap bulannya, terserah kebiasaannya, karena ada yang haidlnya sehari semalam, tiga hari, lima hari lebih dari tujuh hari termasuk darah istihadlah penyakit/tendangan setan) tetap diwajibkan salat/berpuasa.
Semoga pesan ummik
ini bisa dimanfa’atkan oleh pembaca, terutama putra-putriku agar bahagia dimasa tua, dan selamat di
akhirat.
Dalam meraih kesuksesan, membutuhkan perjuangan/pengorbanan dan kesabaran, untuk itu dalam buku kecil ini ummik cantumkan judul yang ada di blog (www.faizahmahrus.blogspot.com) antara lain:
BERLOMBA_LOMBALAH DALAM KEBAIKAN Tahun/bulan 2014/Pebruari (sebagai pembukaan).
IBU YANG SUKSES Tahun/bulan 2014/april.
SAMBUTAN NTUK IBU KHOFIFAH. Tahun/bulan 2013/oktober.
OBAT YANG MUJARAB. Tahun/bulan 2014/Juni. (sebagai penutup).
Wassalam
Ummik Faizah
Langganan:
Postingan (Atom)